Tuberkulosis

Ada yang menganggap remeh, ada juga yang takut. Tuberkulosis dahulu hanya dianggap sebagai penyakit yang hanya dapat menyerang kalangan bawah, padahal anak-anak atau dewasa dengan gizi baik pun dapat terkena. Menurut D. Erlina Burhan, SpP (K), ahli Paru RS. Persahabatan , Jakarta. Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycrobacterium tuberculosis ini, menyebabkan kerusakan terutama pada paru, menimbulkan ganggun berupa batuk, sesak napas, bahkan dapat menyebar ke tulang, otak, dan organ lainnya. Bila dibiarkan, kuman ini dapat menggerogoti tubuh dan menyebabkan kematian. Saat ini tuberkulosis merupakan penyakit menular penyebab kematian utama di Indonesia.

Tuberkulosis

Tuberkulosis

Berdasarkan hasil survei pada tahun 2010, jumlah penderita tuberkulosis di Indonesia mencapai 289 per 100.000 penduduk. Bandingkan saja dengan jumlah penduduk di Indonesia yang sebesar 239 juta pada saat itu. Saat ini, Indonesia menduduki peringkat ke-5 negara dengan penderita tuberkulosisi terbesar di dunia.

Tuberkulosis bukan penyakit baru buat Indonesia. Sudah ada sederet upaya memberantas penyakit ini dari pemerintah, tapi tidak juga berhasil membuat tuberkulosis dan penyebabnya lengkap. Indonesia hingga kini masih saja dirundung ancaman kematian akibat tuberkulosis.

Penyakit Tuberkulosis

Menurut Dr. Erlina, kematian akibat tuberkulosis umumnya karena kegagalan pengobatan. Ini terutama dipengaruhi oleh kurangnya oengertian mengenai tuberkulosis, faktor ekonomi, pengobatan yang tidak teratur, adanya penyakit penyerta, serta kebiasaan merokok dan gizi penderitannya.

Hal ini sebenarnya tidak mengherankan, karena dahulu, penderita tuberkulosis jarus meminum4 jenis obat setiap hari selama 6 bulan. Biaya pengobatan tuberkulosis yang cukup besar, menyebabkan penderita nekat berhenti minum obat setelah 2-3 bulan. Biasanya selama masa ini, gejala tuberkulosis memang berkurang, badan tidak lagi kurus, meski sebenarnya kuman tuberkulosis hanya tertidur sementara waktu.

Pengobatan TBC

Putus pengobatan bukan tanpa risiko. Kuman yang luar biasa penyebab tuberkulosis ini akan bangun lagi dan menjadi lebih ganas. Sering kali penderita tuberkulosis yang putus obat, datang kembali dengan gejala yang lebih berat beberapa bulan kemudian. Bahkan sampai tidak lagi dapat diatasi dengan pengobatan standar karena kuman menjadi kebal.

Penderita tuberkulosis tentunya tidak bisa berhenti dalam pengobatan ini. Pengobatan tuberkulosis akan dihentikan bila gejala dan penyebab mulai menghilang dan tidak menunjukkan kemunculan kembali, tentunya atas ijin dan tetap dalam pengawasan dokter. Namun semua itu tergantung dari pola hidup penderita dan menjauhi penderita TBC lainnya.

Bila seperti ini, pengobatan akan menjadi sangat sulit. Pasien harus disuntik setiap hari selama 2 bulan. Itupun tidak menjamin kesembuhan, karena paru-paru atau organ lain sudah terlanjur rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi. Pengobatan yang seharusnya hanya 6 bulan, dapat menjadi jauh lebih panjang sampai 1-2 tahun.

Dengan demikian, keberhasilan pengobatan sangat bergantung pada kepatuhan penderita dalam minum obat tbc. Kehadiran pengawas dalam minum obat (PMO), apalagi orang yang dekat atau dihormati oleh penderita, selain mengingatkan untuk minum obat juga memberi semangat untuk sembuh. Selain rutin meminum obat, pasien juga hendaknya memperhatikan asupan makanan yang disantapnya, agar bergizi baik dan tinggi protein. Ini akan turut mendukung proses penyembuhan agar lebih sempurna.

Penularan Tuberkulosis

Penularan tuberkulosis terjadi lewat dari seorang penderita positif TBC dan kemudian ditentukan juga berdasarkan dari jumlahnya kuman yang ada di dalam paru-paru si penderita, biasanya penyebaran kuman yang terjadi di udara lewat dari dahak bisa berbentuk droplet. Penderita penyakit TBC paru yang mengandung banyak jumlah kuman akan bisa terlihat dari mikroskop dalam suatu pemeriksaan dahak yang dilakukan adalah hal yang sangat menular. Pada penderita penyakit TBC paru-paru, dengan hasil BTA yang positif biasanya akan mengeluarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet yang biasanya bentuknya sangat kecil disaat sedang batuk atau juga saat sedang bersin. Droplet yang jumlahnya sangat kecil ini kemudian akan mengering dengan lebih cepat dan bisa berubah menjadi droplet yang mengandung kandungan kuman tuberkulosis. Biasanya hal ini bisa dbertahan di udara paling tidak selama beberapa jam.

Droplet yang banyak mengandung kuman kemudian akan masuk terhirup oleh orang lain. Dan jika kuman ini sudah masuk dan menetap tinggal di dalam paru orang yang menghirupnya, maka kuman akan mulai membelah dirinya dan akan terjadi suatu infeksi dari satu orang ke orang yang lainnya.

Diagnosis penyakit tuberkulosis ini ditegakkan berdasarkan jika adanya suatu gejala tbc atau keluhan, pemeriksaan pada biakan, pemeriksaan secara mikroskopis, radiologik, dan juga pemeriksaan tuberkulin tes. Dan melakukan pemeriksaan biakan biasanya hasil yang akan didapatkan menjadi lebih baik, namun waktu dari pemeriksaan ini biasanya akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Sehingga untuk saat ini pemeriksaan dahak dengan menggunakan mikroskopis lebih banyak dilakukan karena melihat dari sensitivitas dan juga spesivitasnya yang tinggi dan disamping itu juga sangat tinggi dan disamping itu juga jumlah biayanya yang sanga rendah. Untuk seorang penderita yang dinyatakan menderita penyakit tbc biasanya akan mengalami sakit paru menulaar seperti gejala batuk berdahak selama 3 kali. Dan kuman ini baru akan terlihat menggunakan mikroskopis jika jumlah dari kuman paling sedikit adalah paling tidak sekitar 5000 batang dalam waktu 1 ml dahak. Dan dalam pemeriksaan ini maka dahak yang sangat baik adalah dahak yang mukopurulen yang warnanya hijau agak kekuningan dan jumlahya juga harus sekitar 3-5 ml dalam tiap pengambilannya.

Tuberkulosis

Posted in Tuberkulosis | Tagged , , , , , , , | Comments Off on Tuberkulosis

Cara Mencegah Tuberkulosis

Cara Mencegah Tuberkulosis – Tuberkulosis adalah penyakit yang bisa terjadi pada saluran pernafasan. Organ pernafasan seperti paru paru bisa di masukan oleh virus, dan jika virus telah masuk ke paru paru akan menyebabkan penyakit tuberkulosis. Infeksi pada paru paru bisa terjadi jika ada nya virus masuk ke dalam paru paru. Orang yang bisa mengalami penyakit tuberkulosis yaitu orang yang merokok, orang yang menggunakan obat obatan terlarang, anak anak atau pun orang lanjut usia bisa mengalami nya. Penyakit tuberkulosis juga penyakit yang menular dan ditularkan dari orang lain. Maka dari itu penderita penyakit tuberkulosis tidak sedikit jumlah nya, karena penularan penyakit tuberkulosis yang tidak sulit. Penyakit tuberkulosis juga penyakit yang tidak bisa di anggap ringan, karena penyakit ini cukup berbahaya jika berkembang parah. Penyakit tuberkulosis juga penyakit pada paru paru yang dikenal dengan penyakit tbc karena di sebabkan oleh infeksi virus. Masuk nya virus ke dalam tubuh bisa di picu oleh ada nya imun tubuh yang lemah sehingga bisa menyebabkan masuk nya virus ke paru paru dengan mudah.

tuberkulosis

tuberkulosis

Penyakit tuberkulosis selain di sebabkan oleh imun tubuh yang lemah juga bisa terjadi akibat udara dan lingkungan. Lingkungan yang memiliki udara yang kotor dan tidak bersih bisa menyebabkan penyakit tuberkulosis terjadi. Karena infeksi atau masuk nya virus masuk ke dalam tubuh bisa di sebabkan oleh udara yang telah tercemar oleh virus penyakit tuberkulosis. Penyakit tuberkulosis juga bisa terjadi jika merokok terlalu sering dan juga menjadi pamakaian obat obatan yang berbahaya seperti narkoba. Ada nya penyakit tuberkulosis juga bisa di sebabkan oleh minum minuman keras seperti alkohol, jika di gunakan dalam jumlah banyak atau pun terlalu sering. Terjadi nya penyakit tuberkulosis pun bisa di sebabkan oleh tidak melakukan suntik vaksin karena ada jenis vaksin untuk penyakit tuberkulosis yang bisa di gunakan atau di lakukan untuk mencegah penyakit. Petugas dari rumah sakit juga bisa terkena penyakit tuberkulosis jika kontak langsung dengan cairan seperti dahak penderita penyakit tuberkulosis.

Cara Mencegah Tuberkulosis

Penyakit tuberkulosis bisa menyebabkan orang yang menderita akan mengalami gangguan pada pernafasan nya. Karena penyakit tuberkulosis di sebabkan oleh infeksi paru paru maka dari itu jika mengalami tuberkulosis maka bisa menyebabkan gangguan pernafasan seperti sesak nafas, atau pun mengalami sakit di bagian dada saat mengambil nafas. Penyakit tuberkulosis juga bisa menyebabkan penderita nya mengalami batu berdarah, pada saat sebelum batu berdarah terjadi maka batu kering atau batuk biasa terlebih dahulu yang akan terjadi, namun lama kelamaan batuk berdarah pun bisa dialami. Tuberkulosis pun bisa menyebabkan tubuh menggigil kedinginan namun suhu tubuh meningkat atau demam.

Terjadi nya penyakit tuberkulosis bisa mengakibatkan penderita nya kehilangan berat badan. Karena akibat penyakit tuberkulosis bisa menyebabkan menurun nya nafsu maka sehingga akan menyebabkan hilang nya berat badan, maka dari itu tubuh akan kurus jika menderita penyakit tuberkulosis. Pengobatan untuk penyakit tuberkulosis bisa di lakukan untuk menyembuhkan penyakit tuberkulosis atau untuk mengatasi infeksi paru paru. Obat tbc bisa di gunakan juga pada penderita penyakit tuberkulosis untuk mengatasi infeksi paru paru. Dan jika sedang melakukan pengobatan sebaik nya di lakukan secara teratur sehingga bisa sembuh dari penyakit dengan cepat. Ketika sembuh maka lakukan cara mencegah tuberkulosis juga agar penyakit tuberkulosis tidak terjadi lagi. Berikut cara mencegah tuberkulosis :

  • Makan makanan sehat

Cara mencegah tuberkulosis bisa di lakukan dengan menjaga asupan makanan yang akan di konsumsi. Sebaik nya mulai sekarang lebih banyak dan lebih sering mengkonsumsi makanan rumahan yang di buat sendiri di rumah. Karena kebutuhan nutrisi dan kebersihan pada makanan merupakan salah satu cara mencegah tuberkulosis yang bisa di lakukan juga. sayur dan buah tidak ketinggalan untuk di konsumsi dalam jumlah banyak sehingga akan mencegah penyakit tuberkulosis atau infeksi pada paru paru.

  • Vaksin

Suntik vaksin harus di lakukan dengan baik jika ingin mencegah penyakit tuberkulosisi. Karena salah satu cara mencegah tuberkulosis dengan melakukan suntik vaksin. Dari mulai anak anak, remaja hingga orang lanjut usia bisa melakukan suntik vaksin untuk mencegah penyakit tuberkulosis.

  • Melindungi saluran pernafasan

Melindungi saluran pernafasan dengan baik menggunakan penutup mulut dan hidung setiap kali keluar rumah, karena banyak virus dimana mana sehingga cara mencegah tuberkulosis bisa dengan melindungi saluran pernafasan dengan baik, agar tidak ada virus yang masuk ke dalam mulut dan juga paru paru hingga menyebabkan penyakit tuberkulosis.

  • Pola hidup sehat

Pola hidup sehat sebagai cara mencegah tuberkulosis yang baik bisa dengan menjalani pola hidup yang sehat. Seperti hal nya tidak mengkonsumsi alkohol, rokok dan juga obat obatan terlarang merupakan cara mencegah tuberkulosis yang ampuh juga untuk di lakukan.

  • Menjaga kebersihan

Jaga kebersihan dengan baik sebagai cara mencegah tuberkulosis, kebersihan makanan, lingkungan dan juga kebersihan tubuh harus di jaga dengan baik sehingga tidak akan menderita penyakit tuberkulosis atau infeksi pada paru paru.

Cara Mencegah Tuberkulosis

Posted in Tuberkulosis | Leave a comment

Penanganan Penyakit Tuberkulosis

Penanganan Penyakit TuberkulosisPenyakit tuberkulosis atau TBC adalah salah satu bentuk infeksi paru yang menular yang penyebabnya adalah akibat bakteri. Penyakit ini biasanya ditularkan lewat percikanatau dahak dari si penderita, apalagi jika sering terpapar oleh si penderita. Penyakit tuberkulosis yang menyerang tubuh dengan sistem daya tahan tubuh yang rendah, seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit AIDS. jika tidak mendapatkan penanganan dengan segera, maka bisa menimbulkan reaksi yang fatal.

Penanganan Penyakit Tuberkulosis

Penanganan Penyakit Tuberkulosis

Komplek primer adalah salah satu bentuk dari tuberkulosis yang lebih ringan dan biasanya menyerang anak-anak. Jika menjalankan terapi hingga lengkap, maka anak-anak bisa sembuh dengan total dari infeksi ini. Tetapi, kondisi masih bisa memungkinkan unutk mengalami kekambuhan, apalagi jika sistem daya tahan tubuh atau kondisi kesehatan individu yang mengalami penurunan. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kompleks primer, maka lakukanlah pemeriksaan ke dokter.

Gejala dari penyakit tuberkulosis adalah :

  1. Batuk lebih dari 2 minggu
  2. Rasa nyeri di dada
  3. Batuk yang mengeluarkan dahak bercampur dengan darah
  4. Penurunan berat badan tanpa ada suatu alasan yang jelas
  5. Mengalami demam, terutama sore hari
  6. Keringat di malam hari
  7. Menurunnya nafsu makan
  8. Kelelahan
  9. Di kulit muncul benjolan warna merah kecokelatan dan terasa nyeri.

Penyebab dari penyakit tuberkulosis adalah akibat bakteri Mycobacterium tuberculosis. Komplikasi yang terjadi akibat penyakit tuberkulosis adalah infeksi dan juga kerusakan dibagian dalam tubuh lain misalnya adalah tulang, otak, dan ginjal. Kerusakan paru secara progresif, efusi pleura, pneumotraks, batuk darah, obstruksi usus, kematian.

Penanganan penyakit tuberkulosis yang bisa dilakukan adalah :

  1. Melakukan pemeriksaan diri ke dokter, dan jika Anda mengalami gejala-gejala TBC seperti diatas. Atau juga sudah megadakan kontak dengan dengan mereka yang mengalami penyakit TBC.
  2. Penanganan penyakit tuberkulosis selanjutnya adalah dengan minum obat yang sudah diresepkan. Dan jika menghentikan obat terlalu dini, maka kemungkinan resiko mengalami tuberkulosis yang resisten dengan obat
  3. Istirahat di ruangan yang mempunyai ventilasi udara baik.
  4. Makan makanan yang bergizi serta mengandung vitamin C tinggi didalamnya.
  5. Jangan minum minuman yang mengandung alkohol
  6. Melaukan olahraga secara teratur
  7. Memberitahu anggota keluarga Anda dan orang-orang terdekat jika terkena penyakit ini dan lakukanlah pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan penyakit tuberkulosis yang tepat.

Jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter, maka biasanya penanganan penyakit tuberkulosis yang dilakukan dokter adalah :

  1. Dokter akan melakukan pemeriksaan supaya memastikan adanya penyakit TBC, seperti melakukan foto rontgent paru, tes kulit, dan pemeriksaan dahak.
  2. Penanganan penyakit tuberkulosis selanjutnya dokter akan meresepkan obat anti TBC yang harus diminum setiap hari, dan dilakukan selama kurang lebih 6 bulan. jika pengobatan atau terapi TBC ini terputus dan terhenti sebelum waktu yang ditentukan maka akan membuat kuman TBC kebal dan resisten pada obat.
  3. Jika perlu, penderita biasanya harus menjalani rawat inap dirumah sakit untuk bisa mendapatkan pengobatan yang lebih lengkap dan beristirahat sampai kondisinya membaik dan tidak menyebabkan penularan ke orang lain.

Pencegahan yang harus dilakukan adalah :

  1. Melakukan imunisasi dengan menggunakan vaksin BCG untuk bayi yang baru lahir. Dosis booster yang diberikan di usia 12-16 tahun.
  2. Melakukan imunisasi untuk orang dewasa yang melakukan kontak dekat dengan penderita penyakit TBC Aktif.

Penanganan Penyakit Tuberkulosis

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi 10 makanan dibawah ini untuk penanganan penyakit tuberkulosis :

  1. Bawang putih
    Bawang putih merupakan salah satu jeis rempah-rempah yang mempunyai khasiat luar biasa didalamnya untuk membantu menambah sistem daya tahan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit dan juga infeksi virus yang lain. Bawang putih juga bisa Anda jadikan sebagai ramuan alami dalam membantu mengatasi penyakit tuberkulosis. Caranya adalah buatlah bawang putih menjadi jus terlebih dahulu, setelah itu minum bersamaan dengan satu gelas setiap kali Anda hendak pergi tidur hingga penyakit TBC sembuh.
  2. Buah pisang
    Buah pisang adalah salah satu jenis buah dengan kandungan nutrisi tinggi didalamnya. Buah pisang membantu meningkatkan sistem daya tahan tubuh dari mereka yang sudah terpapar dengan infeksi bakteri tbc.
  3. Daun drumstick
    Kemudian obat tbc selanjutnya adalah daun drumstick. Sifat anti inflamasi didalamnya dan juga anti bakteri yang sangat baik dalam membantu menghilangkan kuman dan bakteri yang ada didalam paru.paru. selain itu, tanaman ini juga bisa membantu mengurangi radang atau inflamasi di paru-paru yang diakibatkan oleh batuk dan infeksi. Daun drumstick ini juga sebagai sumber zat besi, beta karoten, dan juga kalsium yang akan membantu utnuk meningkatkan sistem imun tubuh.
  4. Buah jeruk
    Buah jeruk adalah salah satu jenis buah yang dapat membantu untuk menjaga kesehatan paru-paru Anda. Vitamin dan mineral yang terkandung didalamnya akan membantu meremajakan jaringan paru-paru. Buatlah jus jeruk untuk membantu mengurangi batuk dan juga mencegah dan mengurani infeksi sekiunder dari dalam tubuh yang diakibatkan karena bakteri TBc.

Itulah informasi mengenai penanganan penyakit tuberkulosis. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Penanganan Penyakit Tuberkulosis

Posted in Tuberkulosis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Tuberkulosis

Gejala penyakit tuberkulosis – gejala ini harus perlu diwaspadai apabila menyerang tubuh Anda. Yang apabila gejala ini, sudah memiliki beberapa tanda yang harus kalian ketahui. Jika dengan gejala kalian tahu bawha tuberkulosis ini, akan datang. Jangan lupa untuk mencegahnya dengan cara yang tepat. Banyak yang dilakukan jika ingin mencegahnya, dan biasanya pencegahan yang sering banyak dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan yang berpositif, seperti halnya menjalankan kegiatan olahraga.

gejala tbc

Yang sebenarnya, memang olahraga ini itu, harus dilakukan dengan rajin, dan harus ada disetiap hidup kita, yang minimal harus dijalankan sekali dalam seminggu. Obatnya pun juga tidak ketinggalan, jika sudah terserang penyakit tuberculosis, atau yang lebih gampang disebut adalah dengan tbc. Bisa memakai jinten hitam yang sering dikenal dengan sebutan habbatusauda. Penyakit yang kami bahas, intinya akan menyampaikan tentang bagimana mengetahui datangnya gejala penyakit tuberkulosis ini. tbc ini, pembunuh nyawa yang fatal, dari penyakit lainnya.

Gejala penyakit tuberkulosis 

Harus diketahui tentang penyakit tbc, yang sangat bahaya apabila, tidak diobati dengan gerakan yang cepat. Pertama yang perlu diketahui adalah gejala penyakit tuberkulosis yang memasuki organ tubuh berupa paru paru :

  • Berat badan yang sangat enteng

Berat badan yang enteng bisa dikatakan dengan orang kurus. Orang kurus ini, orang yang didalam tubuh tidak memiliki daging, yang ada bahkan keliatan tulangnya saja, dan ini sangat memperihatikan. Gejala ini bisa disandingkan dengan gejala penyakit tuberkulosis bagi yang sudah terserang. Harus perlu diwantikan, jika mengena gejala ini, karena perlu tindakan cepat dalam menanganinya, jika tidak ingin menjalar pada tubuh yang lain, sehinggat dapat menyebabkan tuberculosis terjadi. Berat badan yang enteng tandanya tidak memiliki badan yang bagus dan kurang asupan nutrisi.

  • Batuk berdahak

Batuk berdahak adalah batuk yang jika batuk akan mengeluarkan seperti lendir berupa reak. Yang reak ini, harusnya dikeluarkan, agar cepat sembuh. Batuk dahak akan memicu kedatangan batuk berdarah yang batuk ini, merupakan gejala penyakit tuberkulosis yang perlu kalian ketahui dan memang seharusnya tahu. Batuk ini akan parah dan fatal, jika didiamkan begitu saja, dan dianggap seperti batuk biasa. Dan itu tindakan yang salah, bagi yang tidak tahu kenegatifannya. Apabila merasakan batuk yang tidak wajar, segeralah melakukan, yang seharusnya dilakukan.

  • Demam

Sebenarnya demam ini, sudah sangat biasa jika dialami oleh semua orang. Tetapi demam ini, harus diketahui tanda tandanya. Ada yang demanya biasa dan ada yang demamnya, yang ujung ujungnya bikin gejala penyakit tuberkulosis ini datang. Tuberculosis ini bisa disebut dengan penyakit yang menular. Maka bagi kalian yang memiliki teman atau siapa pun penderitan tbc, harap dihindarkan dalam makan dan minum yang secara barengan. Karena dengan cara ini, penularan bisa mengalir.

  • Sesak nafas

Sesak nafas seperti menimbulkan suara yang seperti ngik ngik. Sesak nafas ini bisa terjadi apabila memiliki riwayat resiko penderita penyakit asma. Dan persesakan ini, bisa dijadikan sebagai gejala penyakit tuberkulosis yang harus perlu diwantikan. Sesak nafas berarti pada saluran pernafasan mengalami penyumbatan. Berhati hatilah dalam menghadapi penyakit ini, jika sudah mengalaminya, karena hal ini, membuat orang merasak ketakutan, apabila mendengar kata penyakit tbc.

  • Malam hari sering keringatan

Keringat yang muncul pada malam hari ini, dapat dijadikan sebagai gejala penyakit tuberkulosis paru. Keringat ini, seperti mengalami keringat dingin atau menggigil, yang seperti mengucur kaya air. Perlu kalian ketahui tentang berkeringat dimalam hari ini. karena bisa saja kejadian ini, bisa menimbulkan sisi negatif bagi kesehatan tubuh. Apalagi jika disertai dengan batuk batuk yang tidak kunjung sembuh. Hal inilah yang harus cepat cepat ditangai dalam waktu yang cepat. Jika keringat malam hari akibat olahraga ini, tidak menjadi masalah. Karena keringat ini, merupakan keringat yang sehat, yang sangat bagus untuk kesehatan, salah satunya untui mengeluarkan atau mengusir penyakit.

  • Lemasnya tubuh

Rasa lesung, letih, lemas, dan cape pada tubuh merupakan gejala penyakit tuberkulosis yang harus perlu diwaspadai. Lemasnya pada tubuh dapat terjadi dalam beberapa hal. Bisa diakibatkan oleh aktivitas yang padat, yang juga bisa diakibatkan oleh kekurangan cairan, yang dicerna oleh tubuh, sehingga menimbulkan kelemasan dan dehidrasi. Meremehkan gejala ini, merupakan sikap yang tidak perduli pada badan. Karena memiliki badan yang sehat, bisa dinamakan bebas dari penyakit.

  • Dahaknya akan mengeluarkan darah

Dahak akan mengelurkan darah merupakan bahaya yang harus buru buru dibawah pada dokter. Jika tidak akan menimbulkan kefatalan yang tidak diinginkan. Penyakit yang mempunyai tanda tanda ini, adalah tuberkulois. Dari namanya saja dahak darah ini, sangat menakutkan, bagi yang mendengarnya. Dahak darah ini, jika dikeluarkan akan menimbulkan rasa sakit dan mengeluarkan cairan yang kental atau tidak, tergantung dengan apa yang dideritanya. Jika parah akan kentak seperti lendir, dan jika tidak akan cairan biasan. Kental ataupun tidak, sebenarnya harus perlu diatasi dengan tindakan yang sama, agar tidak semakin parah.

  • Tubuh merasakan sakit

Tubuh sakit seperti tidur dilantai. Tidur dilantai ini sebenarnya bagus, jika dialasi dengan kasur. Tubuh sakit bisa dialami dengan siapa saja dan penyebabnya pun juga banyak. Jangan rasa sakit pada tubuh dianggap biasa biasa saja, karena rasa ini bisa saja merupakan gejala penyakit tuberkulosis paru.

Gejala Penyakit Tuberkulosis

Posted in Tuberkulosis | Leave a comment

Penyebab Penyakit Tuberkulosis

Penyebab penyakit tuberkulosis – penyebab penyakit tuberkulosis adalah beberapa penyebab yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul. Penyakit ini juga bisa disebut dengan penyakit TB. Penyakit tb adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi kuman yang bersarang pada bagian paru paru.

Penyebab Tuberkulosis

Penyakit Tuberkulosis

Cara mencegah penyakit tb ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, yaitu dengan cara memakan makanan yang sehat, sering berolahraga yang rutin, dan menjaga lingkungan yang bersih. Selain penyebab penyakit tuberkulosis ini, ada juga obat tb yang alami, yaitu dengan menggunakan daun sirih.

Penyebab penyakit tuberkulosis 

Selain dengan pernyataan yang ada diatas, ada beberapa penyebab penyakit tuberkulosis ini. Dan berikut penyebabnya adalah :

  • Bisa disebabkan dengan batuk

Salah satu penyebab penyakit tuberkulosis adalah bisa disebabkan dengan adanya batuk. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit tb ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dan lingkungan dengan baik dan benar, agar penyakit tb ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit tb ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan dengan flu

Salah satu penyebab penyakit tuberkulosis adalah bisa disebabkan dengan adanya flu. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit tb ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dan lingkungan dengan baik dan benar, agar penyakit tb ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit tb ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan dengan lingkungan yang kotor

Salah satu penyebab penyakit tuberkulosis adalah bisa disebabkan dengan lingkungan yang kotor. Jenis gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit tb ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dan lingkungan dengan baik dan benar, agar penyakit tb ini tidak mudah terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit tb ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan bagi yang memiliki riwayat penyakit diabetes

Salah satu penyebab penyakit tuberkulosis adalah bisa disebabkan dengan orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit tb ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dan lingkungan dengan baik dan benar, agar penyakit tb ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit tb ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan bagi yang memiliki riwayat penyakit kanker

Salah satu penyebab penyakit tuberkulosis adalah bisa disebabkan oleh orang yang memiliki riwayat penyakit kanker. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit tb ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dan lingkungan dengan baik dan benar, agar penyakit tb ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit tb ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan bagi yang memiliki riwayat penyakit hiv

Salah satu penyebab penyakit tuberkulosis adalah bisa disebabkan dengan orang yang memiliki riwayat penyakit hiv. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit tb ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dan lingkungan yang baik dan benar, agar penyakit tb ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit tb ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan bagi yang memiliki riwayat penyakit ginjal

Salah satu penyebab penyakit tuberkulosis adalah bisa disebabkan oleh orang yang memiliki riwayat penyakit ginjal. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit tb ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dan lingkungan dengan baik dan benar, agar penyakit tb ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit tb ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bisa disebabkan dengan mengkonsumsi obat obattan yang terlarang

Salah satu penyebab penyakit tuberkulosis adalah bisa disebabkan dengan obat obattan yang telarang. Jenis penyebab inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit tb ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh dan lingkungan dengan baik dan benar, agar penyakit tb ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit tb ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Posted in Tuberkulosis | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Tuberkulosis Paru

Penyakit Tuberkulosi Paru – Penyakit tuberkulosis atau nama lain dari penyakit tbc, merupakan penyakit yang cukup berbahaya karena dapat mengancam nyawa seseorang. Penyakit ini awal nya seperti penyakit saluran pernafasan lain nya, yang akan menyebabkan nyeri dada, batuk kering, dan juga demam. Tetapi tingkat penyakit tuberkulosis lebih berbahaya, hingga bisa menurunkan berat badan yang terlalu banyak pada penderita nya. penyakit tuberkulosis bisa diatasi dengan mudah untuk penderita nya masih gejala awal. Tetapi untuk mengetahui apakah penyakit tuberkulosis ini masih dalam tahap berbahaya atau tidak cukup sulit, hingga baru akan mengobati nya jika sudah memasuki tahap penyakit tuberkulosis yang lumayan parah.

Udara yang kotor bisa kemungkinan terdapat bakteri penyebab penyakit tuberkulosis. Yang bisa saja sewaktu waktu akan masuk ke dalam hidung, jika memiliki daya tahan tubuh yang buruk. Berbahaya sekali jika bakteri sudah memasuki hidung hingga ke paru paru, karena dapat merusak organ tubuh, terutama bagian paru paru. Untuk mengetahui keadaan paru paru yang telah di rusak, maka akan dengan mudah terlihat dengan cara memfoto paru paru dengan suatu alat medis, atau yang biasa di kenal dengan rongsen. Pemeriksaan ini hampir sama dengan pemeriksaan pada penyakit flek paru paru.

kedaan pada penyakit tuberkulosis

kedaan pada penyakit tuberkulosis

Gejala Penyakit Tuberkulosis Paru

Penyakit tuberkulosis akan memberikan gejala awal pada tubuh. peningkatan suhu tubuh akan di rasakan pada waktu yang lama untuk penderita penyakit tuberkulosis. Peningkatan suhu tubuh akan bersamaan dengan batuk yang juga akan di rasakan. Batuk yang di derita bisa merupakan batuk kering, hingga yang parah nya batuk berdahak bersamaan dengan darah.

Karena paru paru telah di infeksi bakteri sehingga bisa menyebabkan keluar nya darah pada saat batuk. Jika sudah merasakan seperti ini maka keadaan tubuh akan sangat lemah hingga lemas dan sulit untuk melakukan berbaai aktifitas. Tidak hanya lemas untuk melakukan aktfitas, untuk makan pun juga akan kesulitan, dan akhir nya memiliki berat badan yang sangat ringan atau sangat kurus.

Gejala penyakit tuberkulosis paru akan berlangsung lama jika tidak segara di beri pengobatan yang benar. Hingga bisa menyebar untuk menginfeksi anggota tubuh yang lain. Tulang dan saraf juga bisa di infeksi bakteri penyakit tuberkulosis paru. Semua nya tidak akan terjadi jika untuk tanggap dengan gejala yang muncul, dan langsung diperiksakan ke rumah sakit.

Mengatasi Penyakit Tuberkulosis Paru

Untuk melakukan pengobatan atau penanganan penyakit tuberkulosis paru, maka harus melakukan pemeriksaan awal terlebih dahulu. Pemeriksaan bisa dengan mengikuti berbagai macam tes yang di perlukan. Karena bakteri bisa di periksa melalui tes dah, tes foto paru atau rongsen hingga tes pada kulit. untuk pemeriksaan yang paling awal di lakukan adalah tes dahak yang sudah bercampur dengan darah ataupun belum.

Dan pemeriksaan dahak di perlukan beberapa kali, yang di ambil pada saat pagi atau yang lebih di kenal dengan sewaktu-pagi-sewaktu. Memang cukup lama untuk pemeriksaan penyakit tuberkulosis paru, karena untuk mendeteksi bakteri yang ada di dalam tubuh membutuhkan ketelitian, hingga tidak salah untuk mendiagnosis penyakit. karena jika salah maka pengobatan nya akan salah, dan akan memperburuk keadaan tubuh. setelah selesai melakukan berbagai macam pemeriksaan dahak, tahap selanjut nya yang untuk di lakukan adalah melihat keadaan dalam paru paru dengan rongsen.

Ketika di rongsen maka akan mengetahui bentuk dan keadaan paru paru yang sebenar nya. jika sudah terlalu parah maka bisa menyebabkan keadaan paru paru akan memiliki lubang. jika sudah melakukan pemeriksaan paru paru, maka tahap pemeriksaan terakhir adalah pemeriksaan dengan kulit. karena kulit juga bisa terserang oleh bakteri. kulit tubuh akan di berikan suatu suntikan, yang mengandung suatu zat. Dan baru akan ketahuan 3 hari setelah penyuntikan kulit.

Jika semua serangkaian tes telah di lakukan dengan baik, dan hasil nya memang benar ada nya di dalam tubuh terdapat bakteri penyebab penyakit tuberkulosis paru, maka akan di berikan perawatan. Perawatan yang di lakukan dengan di berikan berbagai macam obat yang  bisa di minum dalam jangka waktu panjang, agar bakteri dapat hilang atau mati di dalam tubuh seluruh nya. jika sedang mengkonsumsi obat penyakit tuberkulosis paru maka tidak boleh untuk melewati nya satu hari pun, karena akibat nya akan membuat bakteri merusak tubuh kembali. dan jika hal itu terjadi, maka pengobatan akan di ulang dari awal, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama lagi.

Menghindari Penyakit Tuberkulosis Paru

Untuk menghindari nya bisa dengan pola hidup yang sehat. karena pola hidup yang sehat juga akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang kuat, dan jika sewaktu waktu akan bakteri penyakit tuberkulosis menyerang,maka tubuh sudah dapat mengantisipasi nya. daya tahan tubuh yang kuat bisa di dapatkan dengan mudah dengan memenuhi kebutuhan cairan, vitamin, nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh. dan semua nya bisa di dapatkan dengan mudah oleh air putih, makanan alami seperti sayur dan juga buah, dan sumber protein yang cukup untuk tubuh. akan sangat bagus lagi jika di tambahkan dengan melakukan olahraga.

Posted in Tuberkulosis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Tuberkulosis Paru

Tuberkulosis Paru – Penyakit tuberkulosis paru adalah penyakit radang parenkim paru karena ineksi kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis paur termasuk suatu pneumonia, yaitu pneumonia yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis paru mencakup 80% dari keseluruhan kejadian penyakit tuberkulosis, sedangkan 20% selebihnya merupakan tuberkulosis ekstrapulmonar. Diperkirakan bahwa sepertiga penduduk dunia pernah terinfeksi kuman Mycobacterium tuberculosis.

Tuberkulosis Paru

Tuberkulosis Paru

Epidemiologi Tuberkulosis Paru

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang sejarahnya dapat dilacak sampai ribuah tahun sebelum masehi. Sejak zaman purba penyakit ini dikenal sebagai penyebab kematian yang menakutkan. Sampai pada saat Robert Koch menemukan penyebab tuberkulosis, penyakit ini masih termasuk penyaki yang mematikan. Istilah saat itu untuk penyakit yang mematikan ini adalah “consumption”. Tuberkulosis di Amerika Serikat pada tahun 1915. Saat itu, masih dianut paham bahwa penularan tuberkulosis adalah melalui kebiasaan meludah di sembarang tempat dan ditularkan melalui debu dan lalat. Hingga tahun 1960, paham ini masih dianut di Indonesia.

Di negara maju seperti Eropa Barat dan Amerika Utara, angka kesakitan maupun angka kematian tuberkulosis paru pernah menurun secara tajam. Di Amerika Utara, saat awal orang Eropa berbondong-bondong bermigrasi ke sana, kematian akibat tuberkulosis pada tahun 1.800 sebesar 650 per 100.000 penduduk, tahun 1860 turun menjadi 400 per 100.000 penduduk, di tahun 1900 menjadi 210 per 100.000 penduduk, pada tahun 1920 turun lagi menjadi 100 per 100.000 penduduk dan pada tahun 1969 turun secara drastis menjadi 4 per 100.000 penduduk per tahun.

Angka kematian karena tuberkulosis di Amerika serikat pada tahun 1976 telah turun menjadi 1,4 per 100.000 penduduk. Penurunan angka kesakitan maupun angka kematian ini diyakini disebabkan oleh :

  • Membaiknya keadaan sosioekonomik
  • Infeksi pertama yang terjadinya pada usia muda
Tuberkulosis Paru

Tuberkulosis Paru

Tuberkulosis masih meningkat saat ini meskipun banyak yang masih menyakini bahwa ini merupakan masalah pada waktu lampau. Meskipun paling sering terlihat sebagai penyakit paru. Tuberkulosis dapat mengenai selain paru (16%) dan mempengaruhi organ dan jaringan lain. Insiden lebih tinggi pada laki-laki, bukan kulit putih dan lahir di negara asing.

Selain itu, orang pada risiko paling tinggi termasuk yang dapat terpajan pada basilus pada waktu lalu dan yang tidak mampu atau mempunyai kekebalan rendah karena kondisi kronis, seperti AIDS, kanker, usia lanjut, malnutrisi dsb. Kebanyakan pasien diobati sebagai pasien rawat jalan, tetapi dapat dirawat di rumah sakit selama evaluasi, diagnostik/ awal pengobatan, reaksi merugikan dari obat atau penyakit atau ketidakmampuan berat.

Diagnosis Penyakit Tuberkulosis

Diagnosis dari penyakit tuberkulosis paru-paru dilakukan jika penyakit TBC biasanya akan menimbulkan suatu gejala atau tanda klinis yang terbagi menjadi dua yakni adalah gejala respiratorik dan gejala sistematik. Gejala respiratorik misalnya adalah gejala seperti batuk, batuk darah, sesak nafas, nyeri pada dada. Sedangkan gejala sistemik adalah demam, keringat dimalam hari, anoreksia, dan berat badan menurun atau mengalami malaise.

Gejala respiratorik terjadi dengan sangat bervariasi misalnya adalah tidak adanya suatu gejala sampai gejala yang muncul mulai cukup berat. Namun semua ini tergantung dari luasnya lesi. Terkadang pasien yang sudah terdiagnosis pada saat melakukan pemeriksaan. Jika bronkus masih belum terlibat dalam proses penyakit TB ini, maka kemungkinan pasien tidak akan mengalami gejala batuk. Gejala batuk yang pertama kali muncul diakibatkan karena adanya suatu iritasi pada bronkus, dan selanjutnya batuk ini dibutuhkan dalam hal pembuangan dahak untuk keluar.

Pada perkembangan awal penyakit tbc, biasanya sangat susah sekali dalam menemukan adanya suatu kelainan yang terjadi dalam pemeriksaan fisik. Kelainan yang biasanya banyak dijumpai semuanya tergantung dari jenis organ yang mengalami infeksi. Kelainan yang terjadi pada paru biasanya terletak pada daerah lobus superior yang paling utama terjadi pada daerah apeks dan juga di segmen posterior. Dan dalam suatu pemeriksaan fisik yang dilakukan, maka akan dijumpai beberapa gejala seperti suara napas bronkial, amforik, suara napas yang mulai melemah, ronki yang basah, serta adanya suatu tanda-tanda pada penarikan paru, diafragma dan juga mediastinum.

Untuk pemeriksaan yang dilakukan pada mereka yang diduga menderita penyakit Tuberkulosis paru, maka akan dilakukan 3 pemeriksaan spesimen dahak dalam jangka waktu selama 2 hari dilakukan di pagi hari sewaktu (SPS). Dan berdasarkan dari suatu panduan pada program TB nasional, diagnosis yang ditegakkan pada penyak tuberkulosis paru orang dewasa dengan dilihatnya adanya suatu kuman TB atau BTA. Sedangkan dalam pemeriksaan lain misalnya seperti foto thorax, biasanya biakan dan juga uji dari kepekaan yang bisa digunakan sebagai salah satu penunjang dari diagnosis yang sesuai dan juga cocok dengan indikasi dan tidak dibenarkan dalam hal mendiagnosis tuberkulosis jika diagnosis yang dibuat hanya berdasarkan dari pemeriksaan foto thorax saja.

Pemeriksaan penunjang dari penyakit tbc paru adalah dengan pemeriksana bakteriologis. Pemeriksaan bakteriologis ini dilakukan untuk membantu menemukan kuman penyebab tbc yang mempunyai suatu arti yang sangat penting untuk bisa mendiagnosis penyakit. Bahan yang digunakan dalam pemeriksaan bakteriologis adalah dari dahak, cairan pleura, bilasan pada bronkus, liquor cerebrospinal, bilasan pada lambung, kurasan dari bronkoalveolar, urin, feeces, dan juga melakukan jaringan pada biopsi.

Posted in Tuberkulosis | Tagged , , , | Leave a comment

Pengobatan Herbal Tuberkulosis

Pengobatan Herbal Tuberkulosis – Tuberkulosis atau TB adalah infeksi bakteri akut kronis yang menular dari satu orang kepada lainnya. Pada umumnya TB menimpa kedua paru-paru atau bagian lain dari tubuh. Namun, frekuensinya lebih rendah. Tuberkulosis ditandai dengan terbentuknya lingkaran dengan ukuran kecil. Bersamaan dengan itu, jaringan lokal akan mati.

Fase pertama tersebut ditandai dengan beberapa gejala, diantaranya demam, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, mual dan kelelahan. Pada fase kedua, demam yang meningkat, lelah yang akut, berat badan menurun dan keringat yang mengucur pada malam hari. Pada fase terakhir, pasien tampak pucat, merasa nyeri didada, sesak nafas, dan batuk disertai dengan lendir berdarah, nyeri dada, urine yang kemerahan. Mikrob yang menyebabkan TB adalah Mycrobacterium tuberculosis. Mikrob ini menular melalui udara atau dalam produk usus.

Pengobatan Herbal Tuberkulosis

Pengobatan Herbal Tuberkulosis

Meskipun tubuh anda sudah terinfeksi bakteri yang dapat menyababkan TBC, sistem kekebalan tubuh biasanya dapat mencegah anda menjadi sakit. Untuk alasan seperti ini maka dokter membagi dua jenis TBC yaitu :

TBC Laten

Dalam kondisi ini, kemungkinan anda memiliki infeksi TBC, akan tetapi bakteri yang berada di dalam tubuh anda tidak dalam keadaan aktif dan tidak akan menimbulkan gejala apapun. Namun TBC jenis ini dapat berubah menjadi aktif, oleh karena itu pengobatan rutin sangatlah penting. Pengobatan rutin  berguna untuk membantu mengembalikan penyebaran TBC secara umum.

TBC Aktif

Kondisi seperti ini membuat penderitanya menjadi sakit dan kemungkinan penyakit ini akan menyebar ke orang lain. gejala hanya dapat muncul dalam beberapa minggu pertama setelah terinfeksi bakteri TBC atau kemungkinan terjadi setahun kemudian.

Tanda dan Gejala Tuberculosis Aktif :

  • Batuk yang mengeluarkan darah selama 3 minggu atau lebih
  • Batuk berdarah
  • Nyeri dada, atau sakit saat bernapas atau batuk
  • Berat badan yang menurun
  • Tubuh mudah lelah
  • Demam dan keringat dingin di malam hari
  • Menggigil
  • Kehilangan nafsu makan

TBC juga akan dapat mempengaruhi bagian tubuh lain, termasuk ginjal, tulang belakang maupun otak. Pada saat TBC terjadi di luar paru-paru, maka tanda dan gejalanya bervariasi sesuai dengan organ terntentu yang terlibat. Seperti tuberkulosis tulang belakang dapat menimbulkan gejala rasa nyeri dipunggung sedangkan tuberkulosis pada ginjal dapat menyebabkan adanya darah di dalam urine anda.

Penyebab TBC

Penyebab penyakit tuberkulosis yaitu diakibatkan karena adanya infeksi dari kuman atau bakteri yang bernama Mycobacterium tuberculosis dan umumnya menyerang paru-paru,  selain menyebabkan tb, penyebab tersebut akan menyerang organ tubuh lainnya sseperti kelenjar getah bening, usus , ginjal, kandungan, tulang atau bahkan dapat menyerang otak. Penyakit tb ini adalah salah satu penyakit yang mudah menular, media penularannya seperti melalui cairan di dalam saluran nafasyang keluar pada saat penderita batuk atau bersin kemudian akan terhirup oleh orang lain yang kebetulan ada disekitar penderita tb tersebut.

Namun sebelum anda melakukan tindakan pengobatan medis sebaiknya anda melakukan pengobatan herbal tuberkulosis yang dapat anda buat sendiri tanpa mengeluarkan  dana lebih. Namun ada beberapa cara yang mungkin dapat membantu anda untuk mencegah, sebagai berikut :

  1. Mengurangi kontak langsung dengan penderita penyakit TBC aktif.
  2. Menjaga pola hidup yang baik, dengan mengkonsumsi makanan bergizi, lingkungan yang sehat serta rutin berolahraga.
  3. Pembersihan Vaksin BCG, yang merupakan vaksin ini diberikan secara rutin pada semua balita.
  4. Perlu anda ingat bahwa penderita yang sudah terkena TBC dan diobati, akan kembali mengalami penyakit yang sama apabila tidak melakukan pencegahannya dan menjaga kesehatan tubunya.

Jika sudah melakukan pencegahan namun penyakit tersebut balik lagi, anda dapat melakukan pengobatan herbal tuberkulosis, berikut bahan alami yang dapat digunakan sebagai pengaobatan herbal tuberkulosis.

Pengobatan herbal Tuberkulosis

Honeysuckle

Ekstrak bunga honeysuckle sangat efektif terhadap berbagai macam bakteri, termasuk yang menyebabkan tuberkulosis. Bunga honeysuckle digunakan di Cina selama berabad-abad untuk mengobati masalah pernapasan, termasuk tuberkulosis. Rendaman herbal ini di gunakan untuk membuat minuman yang direbus . Minumlah tiga kali sehari (dapat diberi pemanis dengan menambahkan madu atau licorice).

Echinacea

Echinacea mengaktifkan kekebalan tubuh untuk memproduksi sel darah putih yang dapat melenyapkan bakteri tuberkulosis. Herbal tersebut juga bekerja sebagai antibiotik yang menekan pertumbuhan bakteri dalam batasan 500 gram tiga sehari.

Forsythia

Rendaman konsentrat herbal tersebut sangat efektif melawan bakteri teberkulosis. Orang-orang cina india kuno menggunakannya dalam pengobatan tuberkulosis. Tanaman tersebut juga digunakan secara klinis dalam pengobatan tuberkulosis untuk melawan dampaknya. Forsythia dapat digunakan dengan echinacea dan honeysuckle.

Pengobatan Herbal Tuberkulosis

Pengobatan Herbal Tuberkulosis

Bawang putih

Bawang putih mengandung allicin yang melawan bakteri tuberkulosis. Bawang putih mengaktifkan antibiotik lain yang efektif terhadap mikrob tuberkulosis, seperti chloramphenicol, chloromycetin dan streptomycin.

Bawang merah

Bawang merah memilki efek yang mirip dengan bawang outih. Bawang merah dapat dimakan setelah direbus dengan baik dan dimasak hingga matang. Bawang dibuat jus, yang dihaluskan dengan madu atau jintan hitam (habbah sauda’). Semua itu untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh individu.

Akar manis (Licorice)

Akar manis mengandung sejumlah senyawa antibakteri. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika di asia, tuberkulosis diatasi dengan minum Licorice. Herbal ini juga melindungi dari beberapa penyakit yang menyertai tuberkulosis.

Posted in Tuberkulosis | Tagged , , , , | Leave a comment

Tuberkulosis Pada Anak

Tuberkulosis Pada Anak – Penyakit tuberkulosis dapat menyerang manusia mulai dari usia anak sampai dewasa dengan perbandingan yang hampir sama antara laki-laki dan perempuan. Penyakit tuberkulosis biasanya banyak ditemukan pada pasien yang tinggal di daerah dengan tingkat kepadatan tinggi sehingga masuknya cahaya matahari ke dalam rumah sangat minim. Tuberkulosis pada anak dapat terjadi di usia berapa pun, namun usia paling umum adalah antara 1-4 tahun.

Tuberkulosis Pada Anak

Tuberkulosis Pada Anak

Tuberkulosis pada Anak

Anak-anak lebih sering mengalami tuberkulosis luar paru-paru (extapulmonary) dibanding tuberkulosis paru-paru dengan perbandingan 3:1. Tuberkulosis luar paru-paru adalah tuberkulosis berat yang terutama ditemukan pada usia < 3tahun. Angka kejadian (prevalensi) tuberkulosis paru-paru pada usia 5-12 tahun cukup rendah, kemudian meningkat setelah usia remaja di mana tuberkulosis paru-paru menyerupai kasus pada pasien dewasa (sering disertai lubang/kavitas pada paru-paru).

Keluhan tuberkulosis pada anak yang sering muncul, antara lain :

  • Demam : subfebris, febris (40-41◦C) hilang timbul.
  • Batuk : terjadi karena adanya iritasi pada bronkhus. Batuk ini terjadi untuk membuang/mengeluarkan produksi radang yang dimulai dari batuk kering sampai dengan batuk purulen (menghasilkan sputum). Sesak nafas : bila sudah lanjut di mata infiltrasi radang sampai setengah paru-paru.
  • Nyeri dada : jarang ditemukan, nyeri akan timbul bila infiltrasi radang sampai ke pleura sehingga menimbulkan pleuritis.
  • Malaise : ditemukan berupa anoreksia, nafsu makan menurun, berat badan menurun, sakit kepala, nyeri otot dan keringat malam.
  • Sianosis, sesak napas dan kolaps merupakan gejala atelektasis,. Bagian dada pasien tidak bergerak pada saat bernpasa dan jantung terdorong ke sisi yang sakit. Pada foto toraks, pada sisi yang sakit tampak bayangan hitam dan diafragma menonjol ke atas.
  • Perlu ditanyakan dengan siapa pasien tinggal, karena biasanya penyakit ini muncul bukan karena sebagai penyakit keturunan tetapi merupakan penyakit infeksi menular.

Pemeriksaan Tuberkulosis Anak

Pemeriksaan fisik Tuberkulosis Pada Anak :

  1. Pada tahap dini sulit diketahui
  2. Ronchi basah, kasar dan nyaring
  3. Hipersonor/timpani bila terdapat kavitas yang cukup dan pada auskulatasi memberikan suaru umforik
  4. Pada keadaan lanjut terjadi atropi, retraksi interkostal dan fibrosis
  5. Bila mengenai pleura terjadi efusi pleura (perkusi memberikan suara pekak).

Kasus tuberkulosis pada anak adalah salah satu jenis masalah yang khusus yang berbeda dengan kasus penyakit tbc pada orang dewasa. Perkembangan dari penyakit TBC pada anak saat ini berkembang dengan pesat. Dan paling tidak sekurang-kurangnya ada sekitar 500.000 anak didunia ini yang menderita tuberkulosis dalam hitungan setiap tahunnya. Di negara Kita, proporsi dari kasus tuberkulosis anak pada semua kasus yang sudah ternotifikasi di dalam program TB ada dalam batas yang normal yakni adalah sekitar 8-11% namun jika dilihat berdasarkan tingkatan provinsi sampai juga fasilitas dari pelayanan kesehatan, variasi proporsi menunjukkan hal yang cukup lebar yakni adalah 1,8-15,9%. Untuk membantu mengobati masalah permasalah tuberkulosis anak, maka saat ini sudah diterbitkan suatu panduan tingkat global. Tuberkulosis pada anak saat inia dalah salah satu bentuk komponen yang sangat penting untuk bisa mengendalikan penyakit TBC, dengan cara pendekatan pada kelompok orang-orang yang mempunyai resiko tinggi dalam hal menderita penyakit tbc dan salah satunya adalah anak-anak, mengingat tuberkulosis merupakan salah satu penyebab dari kematian yang tinggi pada anak dan bayi di negara endemis tuberkulosis.

Pemeriksaan penemuan pasien tuberkulosis pada anak bisa dilakukan dengan cara pemeriksaan seperti :

  1. Anak yang melakukan kontak erat dengan mereka yang menderita TB menular. Kontak erat misalnya adalah tinggal 1 rumah atau juga sering bertemu dengan penderita TB. Pasien TB yang menular adalah salah seorang pasien Tb dari hasil suatu pemeriksaan sputumnya BTA yang dinyatakan positif dan umumnya lebih banyak terjadi pada usia dewasa.
  2. Anak dengan tanda dan gejala klinis yang sesuai dengan Tuberkulosis pada anak. TBC adalah salah satu jenis penyakit dari infeksi sistemik dan juga lebih sering menyerang bagian orang paru-paru. Gejala TBC yang klinis dari penyakit ini adalah bisa berupa gejala umum atau juga tergantung dari organ yang terkait. Penakanan pada gejala klinis TB harus diperlukan, karena gejala yang tidak khas juga akan bisa disebabkan karena berbagai jenis penyakit yang lainnya selain penyakit tuberkulosis.

Diagnosis Tuberkulosis pada Anak

Tuberkulosis adalah salah satu jenis penyakit yang menular dan angka kejadian kaus TB di Indonesia sangat tinggi. Diagnosis yang ditegakan pada kasus TB seperti umumnya jenis penyakit menular yang lain adalah dengan menemukan terlebih dahulu penebab dari penyakit TB yakni adalah kuman atau bakteri Mycibacterium tuberculosis. Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan sputum, membilas lambung, penggunaan cairan serebrospinal, dan cairan pleura atau menggunakan biopsi jaringan. Diagnosis yang ditegakkan berdasarkan dari suatu pemeriksaan mikrobiologi yang biasanya terdiri dari beberapa tahapan, yakni adalah :

  1. Pemeriksaan mikroskopis apusan langsung atua jaringan untuk menemukan BTA
  2. Dan pemeriksaan pada perkembabiakan kuman TB

Untuk anak yang mengalami penyakit tuberkulosis, maka sangat dianjurkan untuk melakukan suatu emeriksaan mikrobiologi. Pemeriksaan serologi yang dilakukan biasanya tidak direkomendasikan oleh Who dalam hal sarana diagnosti TB. Pemeriksaan mikrobiologik ini sulit dilakukan pada anak karena susahnya dalam mendapatkan spesimen. Spesimen misalnya adalah dalam bentuk sputum, induksi sputum atau juga melakukan pemeriksaan seperti  bilas lambung selama 3 hari berturut-turut.

Tuberkulosis Pada Anak

Posted in Tuberkulosis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pemeriksaan Tuberkulosis

Pemeriksaan Tuberkulosis – Indonesia menempati urutan ketiga didunia, setelah India dan China pada penyakit Tuberkulosis. Untuk mengatasi dan mengurangi jumlah penderita tuberkulosis, Indonesia menerapakan DPS (Dokter Praktik Swasta) dan menerapkan strategi DOTS (Directly Obseved Treatment Shortcourse) yang direkomendasikan oleh WHO dan menerapkannya pada Puskesmas secara bertahap dan digunakan sebagai satu-satunya strategi pemberantasan tuberkulosis di Indonesia.

Pemeriksaan Tuberkulosis

Pemeriksaan Tuberkulosis

Pengobatan Tuberkulosis

Penting sekali DPS untuk memiliki paradigma bahwa pengobatan pasien tuberkulosis harus mengupayakan kesembuhan, tidak sekedar menemukan, mendiagnosis dan mengobati saja. Strategi DOTS memudahlan mencapai tujuan pengobatan tuberkulosis yaitu kesembuhan.

Adapun DOTS meliputi lima komponen kunci, yaitu :

  1. Komitmen politis. Ini bisa harus ada pada setiap dokter yang akan mengobati paisen tuberkulosis. Poin yang pertama ini berarti bahwa dokter bersedia dengan penuh tanggung jawab untuk menangani pasien tersebut hingga sembuh. Jika dokter tidak bersedia menangani, ia boleh merujuk pasien ke unit pelayanan kesehatan lainnya seperti puskesmas atau rumah sakit.
  2. Pemeriksaan dahak mikroskopik yang terjamin mutunya, yaitu pemeriksaan 3 kali dahak SPS (sewaktu pagi sewaktu).
  3. Pengobatan jangka pendek, termasuk pengawasan langsung pengobatan. Pengobatan minimal dilakukan 6 bulan baik pasien tuberkulosis anak maupun dewasa dan diawasi oleh PMO (pengawas minum obat).
  4. Jaminan ketersediaan obat anti tuberkulosis (OAT) yang bermutu. Pemerintah memberikan OAT gratis bagi pasien tuberkulosis.

Hingga saat ini Pemeriksaan Tuberkulosis lewat dahak menjadi Pemeriksaan Tuberkulosis yang wajib dilakukan untuk pasien tuberkulosis dewasa dan anak yang sudah bisa mengeluarkan dahak. Pemeriksaan dahak sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah pasien benar-benar menderita penyakit tbc atau tidak. Selain itu pasien dengan pemeriksaan dahak yang menunjukkan BTA (+) harus ditangani khusus karena ia menjadi sumber penularan bagi orang lain.

Pemeriksaan Tuberkulosis

Untuk mendiagnosis tuberkulosis, Pemeriksaan Tuberkulosis dengan dahak dilakukan minimal 3 kali yaitu saat datang ke laboratorium hari pertama, saat pagi hari ketika bangun tidur hari kedua, dan saat datang lagi ke laboratorium hari kedua. Rangkaian pemeriksaan ini disebut dengan SPS (sewaktu pagi sewaktu). Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, pasien harus mengerti bahwa yang diperiksa adalah dahak, riak/sputum, bukan air liur/ludah. Oleh karena itu, sebelum pasien datang ke laboratorium, dokter harus menjelaskan hal tersebut kepada pasien, termasuk cara mengeluarkan dahak apabila pasien kesulitan mengeluarkan dahak.

Selain dengan melakukan pemeriksaan dahak, pemeriksaan tuberkulosis yang dilakukan adalah dengan pemeriksaan radiologis. Pemeriksaan ini merupakan salah satu jenis pemeriksaan yang rutin dilakukan yakni dengan foto thorax. Pemeriksaan ini atas indikasi dari pemeriksaan foto apikolordotik, oblik, dan CT scan. Tuberkulosis biasanya akan memberikan suatu gambaran dengan bervariasi pada foto thorax. Gambaran dari radiologis yang biasanya ditemukan bisa berupa :

  1. Bayangan yang muncul pada lesi lapangan yang letaknya diatas paru atau juga segmen dari apikal lobus bawah.
  2. Bayangan berawan dan juga adanya bercak
  3. Adanya suatu kavitas tunggal dan ganda
  4. Bayangan berbentuk bercak militer
  5. Bayangan pada efusi pleura, dan umumnya adalah unilateral
  6. Destroyed lobe sampai destroyed lung
  7. Klasifikasi
  8. Shcwate

Selain dengan melakukan pemeriksaan dahak dan pemeriksaan radiologis, pemeriksaan khsuus yang lain yang bisa dilakukan dalam hal pemeriksaan tuberkulosis adalah :

  1. BACTEC dengan cara metode radiometrik, dimana letak dari CO2 yang dihasilkan dari sistem metabolisme asam lemak M. Tuberculosis yang dideteksi dari growth indeksnya.
  2. Polymerase chain reaction (PCR) dengan cara melakukan suatu deteksi DNA dari M. Tuberculosis, namun hanya saja masalah teknik yang terjadi dari pemeriksaan ini adalah suatu kemungkinan dari kontaminasi.
  3. Pemeriksaan dari serologi : misalnya seperti ELISA, ICT,dan Mycodot.

Pemeriksaan tuberkulosis penunjang lainnya adalah misalnya dengan :

  1. Pemeriksaan analisan cairan pleura dan juga hispatologi jaringan
  2. Pemeriksaan darah dimana letak LED masih bisa mengalami peningkatan namun tidak bisa digunakan sebagai salah satu indaktor yang lebih spesifik lagi dari penyakit TB.

Di Idonesia dengan kasus TB yang tinggi, melakukan uji tuberkulin sebagai salah satu alat bantu untuk melakukan dan menegakkan diagnosis pada penyakit biasanya kurang berguna untuk orang dewasa. Hal ini mempunyais suatu manfaat jika sudah didapatkan suatu konversi, bila dan kepositifan dari yang bisa didapat dan jumlahnya besar sekali.

Jika sudah melakukan pemeriksaan, maka penderita akan melakukan pengobatan dengan cara minum obat. Penentuan dari dosis pada terapi kombinasi pemberian obat tetap misalnya 4 obat semua berdasarkan dari rentang dosis yang sudah ditentukan oleh WHO dan merupakan dosis yang sangat efektif atau juga masih termasuk ke dalam salah satu batas dosis terapi dan non toksik. Untuk kasus yang bis amendapatkan obat dari kombinasi dosis tetap tadi, jika Anda mengalami suatu efek samping yang terjadi lebih serius lagi, maka Anda harus melakukan pemeriksaan kerumah sakit atau pada dokter spesialis paru atau juga utnuk fasiliti yang bisa menangani masalah ini.

Seseorang yang sudah melakukan pengobatan dengan minum obat tbc dinyatakan sembuh jika mempunyai beberapa kriteria seperti :

  1. BTA mikroskopis yang menunjukkan negatif sebanyak 2 kali.
  2. Foto thorax atau gambaran dari radiolohi serial yang tetap sama atau mengalami suatu perbaikan.
  3. Adanya suatu perbaikan yang klinis dalam bentuk batuk yang menghilang, dan naiknya berat badan.
  4. Jika ada suatu fasiliti biakan, maka kriteria ini bisa ditambahkan biakan negatifnya

Pemeriksaan Tuberkulosis

Posted in Tuberkulosis | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Tuberkulosis TBC

Penyakit Tuberkulosis TBC adalah salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman ini dapat menyerang semia bagian tubuh manusia namun yang paling sering terkena (90%) adalah organ paru.  Gejala TBC pari tdak sama dengan pneumonia, karena kuman yang menyerang TBC spesifik sedangkan kuman yang menyerang pneumonia dapat beracam-macam. Organ yang diserang pada TBC dapat bervariasi, namun 90% menyerang paru-paru, sedangkan pada pneumonia yang diserang selalu organ paru-paru. Tetapi TBC dan pneumonia prosesnya sama yakni berupa infeksi paru-paru.

Penyakit Tuberkulosis TBC

Penyakit Tuberkulosis TBC

Penyakit Tuberkulosis

Gejala penyakit tuberkulosis TBC paru umum adalah batuk berdahak terus menerus selama 3 minggu atau lebih. Pada tahap lanjut, dapat dijumpai dahak bercampur darah, batuk darah, sesak napas dan rasa nyeri dada, badan lemak, nafsu makan menurun, berat badan turun,  rasa kurang enak  badan  (malaise), berkeringat malam walaupun  tanoa kegiatan, demam meriang >1bulan. Saat batuk atau bersin, penderita TBC menebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak). Droplet yang mengandung kuman tersebut dapat bertahan di udara pada suhu selama beberapa jam.

Penularan gejala penyakit tuberkulosis TBC paru dapat terjadi jika droplet tersebut terhidup saluran pernapasan orang lain. Setelah masuk ke dalam tubuh melalalui pernapasan,  kuman TB menyebar dari paru ke organ dalam tubuh lainnya, melalui system peredaran darah, system saluran limfe, saluran napas, dan lain-lain.  Daya penularan dari seorang penderita ditentukan oleh banyaknya kuman yang dikeluarkan dari paru. Makin tinggi derajat positif hasil pemeriksaan dahak, makin menular penderita tersebut. Bila  hasil pemeriksaan dahak negative (tidak terlihat kuman), maka penderita tersebut dianggap tidak menular. Selain itu, kemungkinan seseorang terinfeksi TB ditentukan oleh konsentrasi droplet dalam udara dan lamanya menghirup udara.

Bakteri TBC memiliki daya tahan  yang kuat dan tetap hidup walau sudah diberi antibiotic, sehingga membutuhkan pengobatan berbulan-bulan. Saat segala sudah reda, harus tetap menjalani pengiobatan karena kuman TBC tersebut tetap  aktif dan siap membentuk kekebalan terhadap obat  yang masuk ke dalam tubuh. Jika pengobatan berhenti sebelum  waktunya, maka dikhawatirkan timbul resistensi (kekebalan) bakteri TBC  terhadap antibiotika sehingga pengibatan akan semakin sulit dan semakin mahal.

Penderita  yang mengalami TBC tidak selalu mengalami batuk berdarah. Karena batuk berdarah dapat disebabkan oleh berbagai hal, misalnya karena penyakit paru-paru lainnya atau adanya pendarahan didaerah hidung bagian belakang yang tertelan dan pada saat batu keluar dari mulut. Bisa juga  karena batuk terlalu keras sehingga menyebabkan lukanya saluran nafas dan mengeluarkan darah.

Penularan Penyakit TBC

Umumnya media penularan TBC melalui percikan dahak penderita saat batuk dan meludah. Bisa juga melalui debum alat makan atau minum yang mengandung kuman TBC. Kuman yang masuk ke dalam tubuh akan berkembang biak, lama terkumpulnya kuman sampai timbulnya gejala penyakit dapat berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.

Penyakit tuberkulosis TBC adalah salah satu jenis penyakit infeksi menular yang umumnya lebih sering menyerang paru-paru. Jika seseorang sudah mengalami infeksi dari serangan bakteri penyebab tbc maka akan mengalami suatu hal yang buruk seperti daya kerja dan produktivitas kerja yang mengalami penurunan, selain itu juga akan menularkannya kepada orang lain dan paling besar resikonya adalah keluarga yang tinggal serumah dan pada akhirnya akan menyebabkan komplikasi fatal seperti kematian jika tidak ditangani dengan baik.

Sekitar 95,9% penyakit tuberkulosis lebih sering menyerang paru-paru. Dan cara penularannya adalah lewat ludah atau juga dahak yang mengandung banyak basil atau kuman TBC paru. Pada waktu seseorang penderita TBC batuk, maka butir-butir dari air ludah yang beterbangan di udara akan dihisap oleh orang yang sehat dan kemudian akan masuk ke dalam paru. Setelah itu akan menyebabkan penyakit TBC paru.

Gejala Tuberkulosis

Gejala penyakit Tuberkulosis TBC adalah :

  1. Batuk berdahak lebih dari 2 minggu
  2. Batuk berdarah atau juga mengeluarkan bercak darah
  3. Nyeri di sekitar dada
  4. Sesak nafas disaat sedang bernapas

Masa inkubasi dari penyakit TBC paru adalah sekitar dari mulai terinfeksi sampai juga pada lesi primer yang muncul, sedangkan waktunya berkisar diantara 4-12 minggu untuk mengalami tuberkulosis paru. Pada pulmonair progresif dan juga extrapulmonair, tuberkulosis ini biasanya akan membutuhkan waktu lebih panjang lagi sampai beberapa tahun. Da dari periode potensi dari penularan, maka selama basil tuberkel yang ada pada sputum atau dahak. Untuk beberapa kasus tanpa melakukan suatu pengobatan atau juga dengan melakukan pengobatan yang tidak adekuat mungkin akan menyebabkan kambuhan dengan sputum yang nilainya positif dalam waktu beberapa tahun. Tingkatan atau derajat dari suatu penularan semuanya bergantung dari kepada banyaknya jumlah basil dari tuberkulosis yang ada di dalam sputum, virulensi dari atas basil dan juga adanya suatu peluang terjadinya pencemaran udara yang berasal dari batuk, bersin dan juga berbicara keras secara umum.

Kepekaan untuk bisa mengalami infeksi penyakit ini adalah semua pendidik, tidak adanya suatu perbedaan antara jenis kelamin laki-laki dan wanita, tua muda, dan juga bayi serta balita. Kepekaan yang paling tinggi terjadi pada anak yang berusia kurang dari 3 tahun yang paling renndah untuk anak yang lahir akhir pada usia 12-13 tahun, dan bisa menjadi semakin tinggi lagi di usia remaja dan usia lanjut.

Penyakit Tuberkulosis TBC

Posted in Tuberkulosis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment