Penyakit Tuberkulosis

Penyakit Tuberkulosis, singkatnya TBC adalah suatu penyakit menular yang paling sering terjadi di paru-paru. Penyebabnya adalah suatu basil Gram-positif tahan-asam dengan pertumbuhan sangat lamban, yakni Mycobacterium tuberculosis.

Penyakit Tuberkulosis

Penyakit Tuberkulosis

Gejala Penyakit Tuberkulosis

Gejala Penyakit Tuberkulosis diantaranya adalah :

  • Batuk kronis
  • Demam
  • Berkeringat waktu malam
  • Keluhan pernapasan
  • Perasaan letih
  • Malaise
  • Hilang nafsu makan
  • Turunnya berat badan
  • Rasa nyeri di bagian dada
  • Dahak berupa lendir atau mengandung darah
  • Sesak nafas

Infeksi Primer Penyakit Tuberkulosis

Setelah terjadi infeksi melalui saluran napas, di dalam gelembung paru (alveoli) berlangsung reaksi peradangan setempat dengan timbulnya benjolan-benjolan kecil (tuberkel). Sering kali sistem-tangkas tubuh yang sehat dapat memberantas basil dengan cara menyelubunginya dengan jaringan pengikat. Infeksi primer ini lazimnya menjadi abses “terselubung” (incapsulated) dan berlangsung tanpa gejala hanya jarang disertai batuk dan napas berbunyi.

Infeksi Penyakit TBC

Pada orang-orang dengan sistem-imun lemah (anak-anak, manula, penderita AIDS) dapat timbul radang paru hebat. Basil TBC memperbanyak diri di dalam makrofag dan benjolan-benjolan bergabung menjadi infiltrat yang akhirnya menimbulkan rongga (caverna) di paru-paru. Bila kemudian terjadi hubungan antara paru-paru dan cabang bronchi, maka terjadilah TBC terbuka (tuberculosis cavernosus) dengan adanya basil di dahak (sputum). TBC terbuka ini berbahaya sekali. Walaupun hanya bercirikan batuk kronis, tetapi bersifat sangat menular. Penderita dengan kondisi seperti itu merupakan sumber merajalelanya TBC dengan mendadak di sekelompok masyarakat. Hal ini terjadi hanya pada lebih kurang 10% dari semua infeksi.

Infeksi Penyakit Tuberkulosis dapat pula menyebar melalui darah dan limfe ke organ lain dari tubuh adalah ke :

  • Saluran Pencernaan (Intestinal tuberculosis). Tuberculous peritonitis yang menimbulkan ascites merupakan TBC lambung kedua yang paling umum
  • Ginjal dan juga bagian-bagian dari sistem urogenital (penyebab kemandulan pada wanita)
  • Susunan saraf pusat, yang menyebabkan radang selaput otak (tuberculous meningitis) pada anak-anak
  • Kerangka tubuh, mengakibatkan osteomyelitis

Disamping ini juga organ lain dapat terkena infeksi, yaitu kulit (lupus vulgaris), mata, pericardium jantung (pericarditis), kelenjar adrenal (menyebabkan Addison’s disease) dan simpul-simpul limfe.

Di organ terinfeksi itu timbul abses bernanah atau pertumbuhan liar dari jaringan pengikat yang selalu disertai dengan pembesaran simpul limfe. Tanpa pengobatan akhirnya dapat terjadi kerusakan hebat yang berakhir fatal.

Reaktivasi Penyakit Tuberkulosis

Kadang-kadang dalam waktu setahun atau lebih infeksi primer – akibat proses reaktivasi penyakit lama (post-primary tuberculosis) atau kadangkala karena reinfeksi dengan kuman tuberkel yang menyebar melalui saluran darah – berkembang menjadi TBC-miliar yang pada umumnya berakibat fatal. Reaktivasi demikian terutama dapat timbul bila daya tangkis tubuh menurun, misalnya manula, pengidap HIV dan pasien yang menjalankan terapi imunosupresiva (kortikosteroida atau stostatika).

Mycobacteria Lain

Pengidap AIDS kini semakin sering dihinggapi infeksi dengan berbagai jenis Mycobacteria lain (“atipis”, tidak khas) seperti Mycobacterium avium intracellulare (MAI) yang terdapat di air dan tanah. Mikroorganisme ini pada umumnya bersifat resisten terhadap obat-obat TBC biasa sehingga menjadi masalah besar pada terapi AIDS. Infeksi MAI tidak dapat ditulari dari manusia ke manusia.

Penularan Mycobacterium bovis (sapi) melalui susu dari sapi yang menderita TBC kelenjar susu jarang sekali terjadi. Infeksi demikian dapat dihindari dengan mempasteurisasikan atau memasak susu.

Pengobatan Tuberkulosis

Pengobatan penyakit tuberkulosis dilakukan dengan cara :

  1. Pemberian pengobatan OAT maka proses penularan dari penyakit tuberkulosis akan dengan mudah bisa dicegah dengan lebih total, misalnya adalah suatu keadaan yang bisa memisahkan sumber dari penularan dan juga lingkungan keluarganya.
  2. Pengobatan rawat jalan, dilakukan dengan seadanya misalnya adalah asupan makanan yang mengandung nutrisi atau gizi yang baik, lingkungan keluarga yang selalu mendukung dan penderita melakukan aktivitasnya seperti biasa. Hal dari pengobatan penyakit tuberkulosisis ini dengan pembrian OAT yang diberikan secara teratur.

Selain dengan melakukan pengobatan penyakit tuberkulosis, hal yang dilakukan adalah pencegahan penyakit tuberkulosis. Cara mencegah penyakit tbc adalah :

  1. Mengobati pasien kasus BTA positif karena hal ini merupakan salah satu sumber penularan. Pengobatan dilakukan sampai sembuh untuk membantu memutuskan rantai dari penularan.
  2. Menganjurkan pada penderita penyakit tuberkulosis untuk menutup hidung dan juga menutup mulut jika sedang batuk dan sedang bersin.
  3. Jika mengalami batuk berdahak, sebaiknya dahaknya ditampung ke dalam pot yang isinya lisol 5% atau juga dahaknya ditimbun dengan tanah.
  4. Sebaiknya jangan membuang dahak di lantai atau sembarangan tempat
  5. Meningkatkan kondisi kesehatan dan kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.
  6. Untuk penderita penyakit tbc sebaiknya jangan tidur atau sekamar dengan anggota keluarga yang lain selama 2 bulan melakukan pengobatan.
  7. Tingkatkanlah gizi
  8. Memberikan imunisasi BCG pada bayi
  9. Memberikan pengobatan serta pencegahan pada anak balita yang tidak mempunyai suatu gejala Tb namun mempunyai anggota keluarga yang mengalami penyakit TB paru atau penyak BTA positif.

Penanggulangan dari TB tingkat keberhasilannya diukur dengan cara ksembuhan penderita. Kesembuhan ini juga selain mampu mengurangi jumlah dari penderita penyakit tuberkulosis, juga mampu mencegah terjadinya penularan yang terjadi. Oleh sebab itulah untuk menjamin suatu kesembuhan pada penderita penyakit tuberkulosis. Oleh sebab itulah, untuk menjamin suatu kesembuhan, maka obat harus diminum dan juga penderita harus diawasi dengan lebih ketat dari keluarga atau teman-teman disekitarnya.

Penyakit Tuberkulosis


=====================================

>>> Obat TBC Membantu Dalam Mengobati Penyakit TBC, Gejala TBC dan Membantu Memperkuat Sistem Imun Tubuh Dari Serangan Penyakit, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Tuberkulosis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *